Diduga Karena Persoalan Asmara, Seorang Mahasiswa Gantung Diri di Rumah Kos

0
554

Kampar,reportaseindonesia.id | Warga sekitar Jalan Fajar Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar,Provinsi Riau mendadak dihebohkan adanya penemuan seorang pemuda yang berstatus sebagai mahasiswa gantung diri di kamar kosnya,senin malam (6/7/2020).

Diketahui, Korban tewas yang diduga kuat akibat gantung diri ini adalah Joshua Sinaga (22 Th), berstatus sebagai mahasiswa salah satu Universitas di Pekanbaru, beralamat di Desa Kiyap Jaya, Kecamatan Bandar Sekijang, Kabupaten Pelalawan.

Berdasarkan informasi dari pihak Kepolisian Polsek Tambang yang menangani kejadian tersebut bahwa korban pertama kali ditemukan oleh temannya Wena dan Clara yang sengaja datang ke tempat kos korban pada Senin malam sekira pukul 18.00 wib.
Mereka berdua diminta oleh rekannya saudara Taufik Setiawan untuk melihat korban ke rumah kosnya di Desa Tarai Bangun karena beberapa saat sebelumnya korban mengutarakan niatnya untuk mengakhiri hidup.

Diceritakan saksi Wena bahwa saat sampai di tempat kos korban dimana pintu masuk tempat kos berupa roling door dalam keadaan terkunci dari dalam dan setelah dipanggil berulang kali tak ada jawaban karena kuatir mereka mencari gergaji besi untuk memotong gembok pada roling door tersebut.

Setelah pintu terbuka dan melihat kedalam tempat kos dan ditemukan korban dalam keadaan tergantung dipintu tengah akses ke dapur dengan mengunakan kain spray.
Selanjutnya saksi Wena reflek mengangkat badan korban dan dibantu saksi Clara, lalu tali spray dibuka saksi Devi dimana sebelumnya mereka sempat memanggil warga namun belum ada yang datang sehingga dibuka sendiri oleh mereka.

Beberapa saat kemudian wargapun berdatangan, lalu mereka membawa korban ke klinik Dokter Ria yang tidak jauh dari lokasi kejadian dan oleh Tim Medis korban dinyatakan telah meninggal dunia.

BACA JUGA :   Kapolres Kampar Didampingi Kasat Lantas Bagikan Masker Kepada Pengguna Jalan Cegah Covid-19

Kapolsek Tambang , Iptu Jurfredi, SH saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut dan disampaikan Jurfredi bahwa beberapa saat setelah mendapat informasi atas kejadian itu dirinya langsung memerintahkan Unit Reskrim Polsek Tambang mendatangi TKP.

Lebih lanjut disampaikan Jurfredi bahwa Anggotanya telah melakukan olah TKP guna mendata serta meminta keterangan dari para saksi sekaligus mengumpulkan bukti-bukti di TKP dan saat ditemukan lidah korban dengan kondisi terjulur serta tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya, ungkap Jurfredi.

” Untuk motif berdasarkan penyelidikan awal dan keterangan saksi-saksi serta barang bukti diduga korban nekat bunuh diri karena kecewa terkait permasalahan asmara yang dialaminya, jelas Kapolsek Tambang.

Sumber : Humas Polres Kampar

Editor : Hargono

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

three + 1 =