Tidak Dipasang Rambu, Satu Mobil Terperosok Gorong-gorong Proyek di Kalimulya

Depok,reportaseindonesia.id | Warga sekitaran proyek penunjang peningkatan jalan Tole Iskandar-Pondok Rajeg cemas, pasalnya beberapa gorong-gorong sedalam 1,5 meter belum di tutup oleh pihak pelaksana proyek.

Akibatnya beberapa kendaraan terperosok, salah satunya mobil milik warga. Mobil tersebut terperosok lubang yang ada di depan apotik Mutiara 1 dikarenakan tidak adanya rambu atau tanda dilokasi galian. Jumat (07/01/2022)

Pekerjaan penunjang peningkatan jalan Tole Iskandar – Pondok Rajeg (BTS) Depok-Bogor yang di kerjakan PT. Riz Giga Utama dengan menggunakan dana APBD Provinsi Jawa Barat pemulihan ekonomi tahun anggaran 2021 dengan nilai Rp 6.969.566.519,37 dengan masa pekerjaan selama 180 hari.

Salah satu warga yang berprofesi sebagai scurity menuturkan, dirinya menyesalkan adanya galian yang tidak segera ditutup

“Saya bersama warga sudah menegur pekerja proyek agar segera menuntaskan pekerjaan yang sudah mangkrak kurang lebih hampir 3 bulan. Namun pekerja menjawab akan memperbaiki yang lain dulu,” ujarnya.

Dirinya berharap pekerjaan dapat segera diselesaikan “Harapan saya dan warga pekerjaan segera dituntaskan, dipasang tanda proyek di lokasi galian. Karena pedagang banyak yang tidak bisa berjualan akibat dampak pekerjaan yang lambat dan terkesan asal,” tutupnya.

Ditempat terpisah, Hasan salah satu warga sekitar mengatakan dirinya melihat kejadian mobil tersebut terperosok ke dalam galian.

Salah satu gorong-gorong yang rencananya digunakan sebagai bak kontrol masih terbengkalai

“Kejadian sekitar pukul 09.27 wib tadi pagi, karena tidak ada nya tanda proyek akibatnya mobil tersebut jeblos. Saya kurang tau kenapa lubang tersebut dibiarkan,” imbuhnya.

Saat dihubungi via pesan singkat, Sigit selaku pelaksana proyek malah menyebut pengguna mobil tersebut lagi belajar nyetir

“Lokasi sebelah mana mas, kok bisa itu sopir..,” ujar Sigit saat dikonfirmasi

Sigit juga mengatakan, jika lubang tersebut digunakan sebagai bak kontrol

BACA JUGA :   Peletakan Batu Pertama awali Pembangunan Kantor Sekretariat DPC PBB Kota Depok

“Jika lubang sebelah yg di deker untuk bak kontrol..dan untuk akes membuka begisting setelah di plat deker..tapi kan terlihat mas yg sudah ada dekernya dan yg belum di deker..dan sudah kita buat perancah akan di beton. Iki wong ajar mobil, katanya.

Saat ditanya apakah ini proyel multi years, secara singkat Sigit menjawab “Adendum waktu perpanjangan 50 hari,” pungkasnya.

Sebelumnya, dilokasi berbeda salah satu pohon beberapa waktu lalu menimpa satu unit mobil di Kalimulya yang mengakibatkan mobil ringsek. (Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

13 − 10 =