Penumpang Angkot  K17 Cikarang, Keluhkan Tarif Mahal dan Terkesan Memaksa

0
867

Cikarang,reportaseindonesia.id | Beberapa hari terakhir ini media sosial di banjiri dengan adanya keluhan masyarakat Cikarang terkait adanya salah satu angkutan umum yang bertarif mahal.

Keluhan masyarakat ini bukan tanpa alasan, menurut mereka angkot K 17 tarifnya sangat mahal sangat memberatkan mereka, selain itu terkesan memaksa kepada penumpang

Akun Facebook Iqfi Sokhi memposting video dirinya bersama temannya yang sedang membayar ongkos angkot K 17 di grup FB Loker Cikarang.

Dalam postingan tersebut dirinya mengatakan, Ini vidio saya sama teman saya naik angkot dari st. Cikarang ke pemda naik angkot nmer 17 kalau ga salah pokoknya angkot yg dalem nya hello kity.

“Disitu angkotnya ga cuma kita doang tp ada penumpang lain yg seharusnya turun di cifest karena disuruh byar 30 dia ga mau akhirnya dia diturunin dipinggir jalan. Dan stelah itu tinggal 4 org aku sma tmenku yg mau ke pemda dan 2 orang lagi dia mau ke Tanjungpura. Dan disitupun kita sempet baku hantam tetapi dia ga mau kalah,”ujarnya

Postingan salah satu penumpang, viral lebih dari 2000 kali dibagikan

Dirinya juga menjelaskan, Mana jalannya ugal-ugalan. Nah sesampainya di pemda aku ga di turunin pas depan pemda tapi di MCD emang iya kali kata supirnya angkot ga boleh masuk situ tpi sebelum nya dia ngiyain mau anter smpe ke pemda. Nah karna buset disuruh byar segitu perorangan 75.000 jdi aku berdua 150.000 aku ga pegang bnyak aku cma kasih 85.000 itupun dia tetap ga mau, aku keluarin sesisi dompet ambil uang sisa 2000an tetap mnta lagi. udh ga punya apa apa dia minta jaminan gtu. Akhir kartu commuterline dia minta yaudah aku kasih,”cuitan penumpang di mendos.

BACA JUGA :   Pastikan Keselamatan Karyawan dan Pelanggan, Gledex Logistik Raih Penghargaan 

Saat dikonfimasi via massanger dirinya Benar-benar menyesal naik angkot K17

” Angkot biasanya paling mahal tarifnya 20.000, di Jakarta saja 5.000. Disini saya naik dari stasiun Cikarang ke Pemda dimintain 75.000 jadi kami berdua harus membayar 150.000 selain itu sopirnya memaksa saya meberikan jaminan karena uang kami kurang.”terangnya.

Dirinya berharap kepada pihak terkait agar menyikapi permasalahn ini

“Saya berharap kepada Dinas Perhubungan dan Kepolisian agar dapat memberikan solusi kepada masyarakat yang menggunakan angkutan umum di Cikarang,”pungkasnya. (agus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

fifteen − 8 =