Tegas, Plt Lurah Pengasinan Minta Tempat Usaha Penggilingan Ayam Ditutup

0
1259

Depok,reportaseindonesia.id | Tempat usaha penggilingan ayam diwilayah Pengasinan RT 01 RW 03, Sawangan, Depok beberapa hari ini rame menjadi perbincangan di masyarakat tidak terkecuali di media sosial Facebook.

Berawal dari postingan salah satu warga yang mengeluh terkait adanya bau tidak sedap dan ijin usaha tentang penggilingan tersebut, pihak Kelurahan Pengasian, LPM dan Bhabinkamtibmas terjun langsung memgecek ke lokasi serta mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan.

Plt Lurah Pengasinan, Asep Suherman, SE saat meninjau lokasi penggilingan ayam

Ditemui awak media dilokasi penggilingan, Asep Suherman, SE selaku Plt Lurah Pengasinan didampingi Ketua LPM Mulyadi dan Bhabinkamtibmas menyampaikan, Kegiatan hari ini kita mengunjungi salah satu penggilingan ayam yang ada di wilayah RT 01 RW 03 Kelurahan Pengasinan yang mendapat komplain dari warga

“Kita sudah melakukan klarifikasi dan sudah mediasi dengan pemilik penggilingan. Alhamdulillah sudah ada titik temu, intinya memang penggilingan ini secara administrasi tidak memiliki ijin makanya kita himbau untuk menutup aktifitas di penggilingan ini,” ujar Asep. Senin (9/14/2020)

Asep menjelaskan, mudah-mudahan warga pun nanti setelah mendengar kabar ini bisa tenang, jangan sampai ada anarkis mengingat masih dalam massa pandemi Covid-19 dan menjelang Pilkada Kota Depok 2020

Plt Lurah Pengasinan bersama Ketua LPM, RW, RT, Bhabinkamtibmas serta perwakilan pemuda saat musyawarah dengan pemilik penggilingan.

“Saya ingin warga Pengasinan tetap kondusif. Apabila masih beroperasi nanti kita akan berikan surat teguran tertulis kepada pengelola penggilingan dan kita tembuskan ke Satpol PP Kecamatan dan Kota,” jelasnya.

Kami berharap semua terselesaikan, warga bisa tenang dan pengelola bisa pindah ke tempat lain yang lebih memenuhi syarat

” Apabila disini kita juga tidak akan memberikan izin karena berada ditengah pemukiman warga, makanya kami minta pengelola penggilingan ayam supaya menutup usahanya,” pungkasnya.

Menanggapi keberadaan penggilingan ayam dan kedatangan Plt Lurah Pengasian, Rokim Hidayat salah satu perwakilan warga menyampaikan apresiasi kepada Plt Lurah, LPM dan Bhabinkamtibmas Pengasinan

BACA JUGA :   Berusia 8 Tahun Info Depok Terus Bersatu Berkarya dan Menginspirasi

“Saya selaku pengurus RT 01 RW 03 dalam beberapa bulan belakangan ini kami banyak sekali menerima aduan dari warga kami yang merasa keberatan atas beroperasinya penggilingan ayam ini dengan adanya limbah baik itu pencemaran udara (berbau) maupun pencemaran tanah (tercemarnya sumberĀ  warga),” ungkap Rokim.

Surat penyataan warga menolak adanya aktivitas penggilingan ayam dilingkungan Rt 01 RW 03 Pengasinan

Menindaklanjuti hal tersebut kami sudah melakukan mediasi sebetulnya antara warga dengan pemilik penggiling ayam untuk memberikan waktu selama 6 bulan untuk memperbaiki kinerja mereka.

“Namun pada kenyataannya tidak ada yang dilakukan oleh pemiliknya sehingga warga semakin resah akhirnya persoalan tersebut kami bawa ke pihak Kelurahan. Ternyata memang penggilingan ini didirikan dan dioperasikan tanpa izin tertulis dari masyarakat dan juga dari pihak Kelurahan,” jelasnya.

Kami tadi sangat apresiasi apresiasi atas kedatangan bapak Lurah, LPM dan juga Bhabinkamtibmas yang berupaya dapat menyelesaikan masalahnya

“Dan bisa menampung semua keinginan masyarakat yang ada di mudah-mudahan semua bisa berjalan dengan baik agar warga kami semua bisa tentram,” tutup Rokim.

Sebelumnya beredar informasi bahwa penggilingan tersebut memproduksi ayam tiren, tetapi setelah dicek tempat tersebut ayam yang diolah ternyata potongan ayam dengan kualitas baik yang dibeli dari salah satu perusahaan.

 

Penulis: Agus Suyono

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

4 × one =